Cara Memelihara Kadal Panana atau Kadal Lidah Biru

Kadal panana atau kadal lidah biru (Blue Tongue Skink) merupakan hewan asli dari indonesia yang jenis lainnya juga ada yang dari australia, di indonesia kadal ini dapat di jumpai di bagian timur indonesia dan juga memiliki beberapa subspesies atau lokality sesuai dengan wilayahnya.

cara memelihara kadal panana

Nama latin dari kadal panana Adalah Tiliqua dan untuk subspesiesnya yaitu tiliqua gigas gigas ( Panana Halmahera dan Ambon) , tiliqua gigas Evanescens (Panana Merauke), Tiliqua Sp (Panana Irianjaya), Tiliqua Scincoides (Panana Tanimbar, dan ada beberapa lagi, untuk lebih jelas bisa di baca disini.

Sebelum memulai memelihara kadal panana, teman teman harus memastikan terlebih dahulu apakah kadal panana merupakan hewan yang dilindungi atau tidak, saat tulisan ini dibuat, kadal panana sudah tidak termasuk ke dalam daftar hewan dilindungi berdasarkan PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN NOMOR P.20 saat tulisan ini dibuat dan nantinya silahkan baca yang terbaru jika sudah ada , pada peraturan sebelum P20 kadal panana masih dilindungi dan sekarang tidak.

Untuk memelihara kadal panana, disarankan adar membeli yang hasil ternakan bukan yang tangkapan alam, selain karakternya yang bagus serta tubuh yang lebih terawat, memelihara yang hasil ternakan dapat menjaga keseimbangan ekosistem di alam.

kadal lidah biru dari papua

Memelihara kadal panana harus mengetahui beberapa hal diantaranya kandang, makanan untuk kadal panana, dan juga kebutuhan kadal panana

Kandang Untuk Kadal Panana
Untuk kandang, teman teman dapat menggunakan Kandang yang dibuat secara pemesanaan, atau Akuarium ataupun minimal Container Box, yang penting ukurannya sesuai, paling minimal yaitu dengan panjang 70 cm dan lebar 40/50 cm, namun diharapkan ukurannya lebih besar

Alas Kandang Untuk Kadal Panana
Untuk alas kandang teman teman dapat menggunakan Koran, Coco Chip, Coco Husk, Forestbark, Serbuk Hamster, tentunya tiap jenis alas kandang memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing.

alas kandang untuk kadal panana



Apakah Kadal Panana Membutuhkan Lampu UVA dan UVB?
Lampu UVA dan UVB tidak terlalu menjadi kebutuhan utama asalkan kadal panana bisa di jemur paling kurang satu kali dalam seminggu dan jika lebih rutin maka semakin bagus, dalam menjemur kadal panana jangan terlalu lama dan maksimal 20 menit saja, jangan lupa diberi air untuk rendaman agar panana tidak dehidrasi.

Makanan Kadal Panana
Kadal panana merupakan hewan omnivora yang dapat memakan daging dan juga buah buahan, Untuk sayuran, sepertinya kadal panana tidak terlalu suka, kecuali di campur dengan makanan lainnya.

Biasanya kadal panana dapat diberi makan dengan makanan kucing basah, ataupun makanan anjing namun kadal panana juga harus diberi makan buah seperti pepaya, dan lebih baik makanannya ditambahkan dengan bubuk kalsium karena kadal panana membutuhkan kalsium tambahan, hindari memberi makan pisang karna dapat menghambat penyerapan kalsium, pisang dapat diberikan sesekali atau jika panana kalian tidak nafsu makan.

Jika kadal panana masih berukuran sangat kecil dan belum terlalu lahap memakan pepaya ataupun makanan kucing, teman teman dapat memberikan jangkrik sebagai makanan utama sampai kadal panana berukuran agag besar atau juvenile.

Pemberian makan tidak setiap hari, dianjurkan 3 hari selali, atau 2 hari sekali, kadal panana juga dapat makan 1 kali seminggu namun itu dapat memperlambat pertumbuhannya.

Kadal Panana Membutuhkan Air
Air minum sangat disarankan untuk ada di dalam kandang panana kecuali kamu merendam dan jemur rutin tiap hari, jafi jika kamu tidak rutin menjemur dan rendam tiap hari maka lebih baik letakkan tempat minum di kandang panana, apalagi jika yang kamu pelihara adalah jenis merauke yang menurut aku lebih banyak minum diantara jenis lainnya.

Baiklah mungkin itu saja yang dapat aku sampaikan pada tulisan kali ini, semoga dapat membantu kamu yang baru ingin memelihara atau baru memelihara kadal panana, semua yang aku tulis disini berdasarkan pengalaman pribadi dan tidak bermaksud menggurui, terimakasih telah berkunjung dan silahkan baca juga tulisan lainnya di blog ini, terimakasih


Komentar